RSS

Diriku

Aku terlahir di sebuah desa kecil, sebelah utara kota Surakarta, tepatnya Boyolali. Masa kecil kuhabiskan di desa yang asri, tentram, dan menyenangkan. Mencari kayu bakar, berenang di sungai, menggembala kambing, bermain sepeda, adalah aktivitasku sehari-hari. Bermain sepak bola, gangsing, layang-layang, congklak, petak umpet, pander, dan lain-lain adalah permainan favorituku semasa kecil. Sungguh indah masa-masa itu, yang rasanya sulit ditemui oleh anak-anak zaman sekarang.

Menjadi Tentara adalah cita-citaku sejak kecil, entah mengapa aku begitu teropsesi menyandang seragam loreng itu, bahkan aku pernah mencobanya. Alhamdulillah, berkat kekuatan doa seorang ibu, yang tidak ‘tidak setuju’ anaknya menjadi tentara, sehingga aku menemukan jalan lain yang menurutku lebih baik.

Menginjak remaja, aku berkelana ke Ponorogo, Jawa Timur, tepatnya desa Ngabar. Empat tahun aku tinggal di desa itu, melatih kemandirian, mengenal sesama, dan mulai belajar tentang kenyataan hidup. Banyak pengalaman tak ternilai selama empat tahun, ibarat dalam pewayangan Ngabar adalah “kawah candradimuka” yang didalamnya kita dipersiapkan untuk berani menghadapi pahit getirnya kehidupan di masyarakat.

Meninggalkan desa Ngabar, kemudian aku terbawa ke Jakarta dan belajar disebuah perguruan tinggi swasta. Ketika di Jakarta, bukan kampus pavorit yang aku cari, tetapi kampus yang saya bisa belajar pada sore atau malam hari, agar aku pada pagi hari bisa mencari kerja sambilan. Sambil kuliah akupun sempat bekerja di beberapa tempat, mengajar di Madrasah di daerah Berland, kemudian pindah ke LKBH Kowani sebagai juru ketik, setelah itu ke kantor notaris sebagai juru gunting kertas, dan yang cukup lama menjadi wartawan di sebuah majalah mingguan. Semua proses itu memberiku banyak pengalaman, sehingga akhirnya aku dapat lulus dari kuliahku.

Karir kerjaku setelah lulus kuliah dimulai dari LBH Jakarta, lalu Konsorsium Reformasi Hukum Nasional (KRHN) dan setelah itu aku bergabung dengan The Indonesian Legal Resource Center (ILRC). Perjalanan karirku pernah singgah di Pemerintah Kabupaten Batang sebagai Ketua Unit Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik (UPKP2), dan saat ini mendapatkan amanah dari Allah SWT menjadi salah satu Komisioner Komisi Kejaksaan Republik Indonesia, sekaligus mengajar di Fakultas Hukum UPN Veteran Jakarta. Perjalanan masih panjang, masih perlu kerja keras tuk raih mimpi-mimpi dan menjalani masa depan yang lebih baik. Hanya kepadaNya aku berserah diri, dan hanya kepadaNya aku memohon pertolongan.

Advertisements
 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: