RSS

Bersama UPKP2 Belajar Mendengar dan Berempati

15 Dec
Bersama UPKP2 Belajar Mendengar dan Berempati

Setiap saat hapeku berdering, telepon masuk ataupun SMS. Tak melihat waktu dan tempat, mereka menelpon ataupun mengirim pesan. Itulah yang aku jalani sejak diangkat sebagai Ketua Unit Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik (UPKP2) Pemkab Batang, pada bulan Pebruari 2013. Sejak dlantik oleh Bupati Batang, aku harus siap mendengar dan menerima berbagai keluhan warga 24 jam, selama 7 hari, terkait dengan pelayanan yang diberikan oleh Pemkab Batang.

Aku harus siap mendengar dan menindaklanjuti berbagai masalah yang dihadapi warga, dari urusan kesehatan, kependudukan, sarana prasaran umum, kesejahteraan warga, dan lain-lain. Bahkan sampai urusan rumah tangga, sengekta tanah, hutang-piutang juga mereka laporkan. Seolah lembaga Pengaduan ini dapat menjawab dan menyelesaikan setiap masalah yang mereka hadapi. Itulah warga kita. Masyarakat kita. Ketika mereka menghadapi masalah, segala upaya dan cara akan dilakukan agar masalah itu bisa diselesaikan.

Bersama lima anggota Unit yang lain, aku bekerja dengan kesungguhan, dilandasi komitmen yang kuat terhadap pentingnya hak-hak warga untuk mendapatkan pelayanan yang baik dari pemerintah. Kami tidak ingin, keluhan warga hanya menjadi dongeng, dan cerita keluh kesah tanpa ada penyaluran dan penyelesaian yang pasti. Masyarakat sebenarnya tidak ingin yang macem-macem, Mereka hanya ingin dilayani secara baik dan wajar, tanpa harus diistimewakan. Mereka hanya ingin diperlakukan secara manusiawi, tidak lebih. Komunikasi yang kurang baik antara warga dan pemerintah seringkali menimbulkan disinformasi, miskomunikasi, dan berujung pada sakwa sangka. Sering aku temui, permasalahan yang dihadapi warga sebenarnya sepele, tetapi karena tidak ada informasi yang jelas sehingga menimbulkan permasalahan.

Aku dan anggota UPKP2 yang lain ingin menjadi jembatan, sekaligus menjadi kawan warga masyarakat Batang untuk memperoleh pelayanan yang baik. Kami perjuangkan, sampai hak-hak mereka dipenuhi oleh Pemerintah. Selain itu, kami juga sekaligus menjadi Mitra Satuan Kerja Pemerintah untuk menemu kenali berbagai masalah pelayanan yang mereka berikan. Tujuannya tidak lain, agar pelayanan menjadi lebih baik, dan masyarakat menjadi bangga kepada pemerintahannya.

Selama 3 tahun saya menjalani tugas ini. Banyak pembelajaran yang aku peroleh selama di UPKP2. Aku menjadi mengerti bagaimana birokrasi bekerja, bagaimana pemerintahan di jalankan, dan yang pasti punya banyak teman di birokrasi maupun di masyarakat. Banyak mendengar dan berempati adalah kunci keberhasilan dalam menjalankan tugas ini, termasuk mendialogkan permasalahan secara terbuka, sehingga terbangun saling pengertian. UPKP2 telah menjadi bagian dari pengalaman hidupku yang sangat berharga, karena melalui lembaga ini aku memiliki pengalaman dalam kerja-kerja kepemerintahan, tetapi tidak meninggalkan sisi-sisi sosial kemasyarakatan yang selama ini menjadi perhatianku. Walaupun kini telah aku tinggalkan, aku berharap UPKP2 akan terus eksis, bekerja mendampingi warga yang membutuhkan. Dengarkan aspirasi warga, dan sampaikan kepada pemangku kebijakan di pemerintah!***

Advertisements
 
Leave a comment

Posted by on December 15, 2016 in Perjalanan

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: