RSS

Pengalamanku Dihukum

10 May

Wali Songo adalah lembaga pendidikan yang menerapkan disiplin tinggi bagi para santrinya. Kegiatan dan aktivitas santri telah dibuat untuk 24 jam, sehingga tidak ada aktivitas santri yang luput dari pengawasan, baik oleh para pengurus siswa ataupun para guru. Semua santri harus mengikuti jadwal itu, sejak bangun di pagi hari sampai tidur di malam hari dan akhirnya bangun kembali. Selain jadwal yang ketat, pesantren juga memberlakukan berbagi aturan baik berupa larangan, ataupun kewajiban.

Santri dilarang meninggalkan pesantren, kecuali ada izin dan untuk keperluan yang bisa diterima. Hari Jumat, adalah satu-satunya kesempatan bagi Santri yang ingin menikmati suasana luar dengan pergi ke Ponorogo dengan berbagai keperluan. Bertemu teman, atau sekedar menikmati makanan yang ‘lebih enak’. Itupun dibatasi hanya dari jam 13.00 – 17.00. Barang-barang elektronik, seperti radio (waktu itu belum ada HP) adalah barang ‘kharam’ untuk digunakan di pondok. Untuk mengetahui berita, pesantren menyediakan koran dinding, dimana kalau membaca harus bergantian. Para santri juga tidak diperbolehkan menggunakan celana jins ataupun pakaian yang terlihat mewah. Dan masih banyak larangan yang lain. Selain larangan, kewajiban yang harus dilakukan oleh santri juga banyak. Sholat harus berjamaah, mengikuti semua kegiatan pondok, menggunakan bahasa Inggris atau arab sebagai percakapan sehari-hari, menggunakan ‘papan nama’ dan lain-lain.

Setiap larangan dan kewajiban, pasti ada hukuman bagi yang melanggar. Ada beberapa bentuk hukuman bagi yang melanggar. Ada yang hanya diberi peringatan, digrepes atau dibotak rambutnya, bahkan sampai diusir dari pesantren. Nuansa kekerasan, terkadang juga dilakukan dalam memberikan hukuman (mudah-mudahan itu tidak ada lagi sekarang). Berbagai macam hukuman itu diberikan, tidak lain untuk mendisiplinkan para santri.

Mingkin aku termasuk santri yang tidak neko-neko, alias lurus-lurus saja. Seingatku, aku hanya dua kali menerima hukuman selama belajar di Wali Songo. Aku masih tinggal di Sunan Gunung Jati. Sore itu, antrian kamar mandi sangat rame, padahal waktu hampir menunjukkan pukul 17.00, dimana semua santri harus sudah berada di dalam masjid sambil menunggu waktu sholat Maghrib. Akupun terlambat pergi ke masjid sekitar 10 menit dari jam yang seharusnya. Ternyata aku tidak sendirian, ada banyak santri lain yang juga terlambat. Kamipun dikumpulkan di lapangan basket (depan aula) dan berbaris. Seorang pengurus dari bagian Dakwah sudah bersiap membawa stick, dan setiap orang secara bergantian merasakan ayunan stick itu di telapak tangan masing-masing. Setelah itu, kamipun pergi ke masjid. “Jangan terlambat lagi” itu pesan terakhir pengurus itu.

Hukuman yang kedua aku terima karena pelanggaran bahasa. Pada suatu pagi ketika aku dan teman-temanku sedang asyik bercengkrama di dalam kamar, kami tidak menggunakan bahasa yang seharusnya dipergunakan, Arab atau Inggris. Tiba-tiba petugas bahasa lewat, dan diambilah papan namaku dan beberapa temanku. Setelah sholat Dhuhur penggilan itupun menjadi kenyataan. Namaku masuk dalam daftar yang harus menghadiri persidangan di bagian bahasa. Karena aku masih kelas 1, aku dibedakan dengan yang lain, walaupun sekali ayunan gesper itu akhirnya mampir juga dipunggungku. Setelah itu, sayapun disuruh pulang ke kamar.

Aku yakin niat dari hukuman itu adalah baik, walaupun demikian aku kurang setuju jika harus menggunakan cara-cara kekerasan. Walaupun aku akui, waktu itu ketika aku menjadi pengurus siswa, terkadang juga menggunakan cara-cara itu. Model penghukuman yang sudah mendarah mendaging, perlu perubahan dan kemauan yang kuat untuk mengubahnya. Banyak cara penghukuman yang aku kira lebih manusiawi dan bermartabat. “Jenis penghukuman harus mampu merubah sikap, karena perubahan sikap adalah tujuan dari pendidikan”.***

Advertisements
 
Leave a comment

Posted by on May 10, 2012 in Perjalanan

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: