RSS

Mengunjungi Universitas Jember, Berdiskusi tentang Kurikulum Pendidikan Hukum

09 May

Tanggal 28 April 2012, aku diundang oleh Fakultas Hukum Universitas Jember dalam kegiatan workshop pembaruan kurikulum Fakultas Hukum. Aku diminta mempresentasikan tentang konsep clinical legal education dan bagaimana mengintregasikannya dalam kurikulum fakultas hukum. Peserta dalam kegiatan ini cukup banyak, mereka adalah para pimpinan Fakultas Hukum di daerah Jember dan Sekitarnya (Besuki). Dalam kegiatan ini aku dipanel dengan Prof. Dr. Moch. Zaidun (Dekan Fakultas Hukum Unair, Sirabaya).

Aku mengawali presentasiku dengan menjelaskan tentang apa itu clinical legal education (Pendidikan Hukum Klinis). Pendidikan hukum klinik (Clinical Legal Education) adalah metode pembelajaran yang banyak digunakan oleh fakultas hukum di berbagai negara untuk mengajarkan kepada mahasiswa ketarampilan, nilai, dan pandangan mereka tentang hukum serta hak asasi manusia. Melalui pendidikan hukum klinik mahasiswa hukum tidak hanya belajar tentang hukum dalam teks, tetapi juga belajar tentang bagaimana menerapkannya dalam situasi dan konteks yang berbeda-beda, dan memahami sekaligus mengevaluasi bekerjanya hukum di tengah masyarakat.

Selam aku belajar di Columbia Law School, memang aku berfokus pada pendekatan klinis dalam pembelajaran hukum. Berdasarkan pengalaman tersebut, proses pembelajaran dalam klinik akan sangat berbeda dengan pembelajaran matakuliah pada umumnya yang lebih banyak tatap muka dengan dosen di dalam kelas. Mahasiswa klinik akan berhubungan langsung dengan kasus-kasus dan permasalahan yang bersifat konkrit di masyarakat, mereka dituntut untuk menemukan solusi, bahkan menyelesaikan masalah itu, serta merefleksikannya secara bersama dengan dosen dan mahasiswa lain di dalam kelas.

Secara umum matakuliah klinis bertujuan untuk menyiapkan seorang professional hukum yang kompeten, empati, bertanggungjawab, peduli kepada kelompok marginal/miskin, dan menjunjung tinggi keadilan. Mahasiswa yang mengikuti program ini diharapkan memiliki kepekaan yang kuat terhadap berbagai persoalan yang ada di sekeliling mereka. Secara khusus matakuliah ini memiliki tujuan untuk : (a) mengajarkan mahasiswa hukum tentang etika dan tanggungjawab sosial profesi hukum; (b) memberikan pemahaman kepada mahasiswa hukum tentang subtansi hukum tertentu dan prosedur-prosedurnya, (c) mengajarkan kepada mahasiswa skills atau kemampuan dalam melakukan kegiatan yang umumnya dilakukan oleh praktisi hukum seperti interview, konsultasi, analisa dan pemecahan kasus, negosiasi dan mediasi, invesitagasi, penyusunan dokumen hukum, advokasi, dan lain-lain.

Dalam kontek masyarakat, pendidikan hukum klinik adalah sebuah metode pembelajaran hukum yang tidak hanya bermanfaat bagi mahasiswa dan dosen, tetapi juga berdampak terhadap masyarakat, terutama untuk memberikan pengetahuan kepada mereka tentang prinsip-prinsip hukum dan hak asasi manusia, dan bagaimana seharusnya hukum bekerja dalam kehidupan sosial.Melalui model pendidikan ini diharapkan masyarakat juga mendapatkan akses yang layak terhadap keadilan, khususnya bantuan hukum.

Implementasi prinsip-prinsip pendidikan hukum klinik dalam pembelajaran hukum, diyakini dapat meningkatkan kapasitas dan kemampuan mahasiswa hukum dalam bidang kepengacaraan, menanamkan nilai-nilai keadilan, melatih kepekaan sosial dan keberpihakan mereka kepada kepentingan publik serta tanggungjawab sosial profesi sebagai praktisi hukum dalam berbagai bidang.Ada kebutuhan untuk mereformasi sistem pendidikan hukum di Indonesia dengan mengadopsi sistem pendidikan hukum klinik.

Advertisements
 
Leave a comment

Posted by on May 9, 2012 in Pekerjaan

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: